Novel ini menceritakan petualangan tokoh Roni yang terdampar di pesisir desa masyarakat suku Kamoro di Papua. Di lingkungan dan penduduk yang masih alami dan sederhana itu ternyata memberinya pelajaran banyak hal. Diantaranya tentang arti sebuah kejujuran yang sudah menjadi barang langka di kota-kota besar. Buku ini juga membawa kita berwisata ke kekayaan budaya Nusantara.
Pada zaman dulu kala, ada anak raja yang serakah. Kalau makan buah ia rakus sekali. Karena makannya terlalu cepat, kadang ada biji buah yang tertelan olehnya. Lama-kelamaan perut anak raja itu sakit. Beberapa obat dari tabib diminum, tetapi sakitnya tidak kunjung sembuh. Semakin lama, anak raja itu merasakan yang terasa sakit tidak hanya perutnya saja. Seluruh badan anak raja itu terasa sakit.