Tenggelamnya kapal Van Der Wijck melukiskan suatu cinta murni di antara sepasang remaja, yang dilandasi keikhlasan dan kesucian jiwa, yang patut dijadikan tamsil ibarat. Jalan ceritanya dilatar-belakangi dengan peraturan-peraturan adat pusaka yang kokoh kuat, dalam suatu negeri yang bersuku dan berlembaga, berkaum kerabat, dan berninik-mamak.
Hamid dan Zainab, dua insan yang saling jatuh cinta, tetapi terpisahkan oleh perbedaan latar belakang keluarga dan derajat ekonomi. Perasaan cinta mereka tersimpan rapi dalam hati masing-masing dan tidak terungkap. Ketidak berdayaan Hamid dalam mengungkapkan perasaannya semakin memberatkan hati dan perasaan Hamid ketika Mak Asih, Ibu Zainab meminta dirinya untuk melunakkan hati Zainab agar ma…