Novel ini menceritakan petualangan tokoh Roni yang terdampar di pesisir desa masyarakat suku Kamoro di Papua. Di lingkungan dan penduduk yang masih alami dan sederhana itu ternyata memberinya pelajaran banyak hal. Diantaranya tentang arti sebuah kejujuran yang sudah menjadi barang langka di kota-kota besar. Buku ini juga membawa kita berwisata ke kekayaan budaya Nusantara.
Hujan pernah merebut seseorang dariku. Ia merampas kebahagiaan yang tumbuh di dadaku. Ia memaksa aku menjadi sendiri. Hujan juga pernah membuat janji kepadaku. Ia tak akan jatuh lagi di mataku. Namun ia berdusta, ia meninggalkan aku tanpa permisi. Saat aku merasa hujan hanya datang untuk menyakiti, kamu hadir. Mengajarkan aku bahwa Tuhan tak menciptakan hujan untuk bersedih, tetapi Ia menyiap…